Gaming

Pamali Game Horror Ciptaan Anak Bangsa.

 

Banyak sekali larangan larangan yang diberikan dari orang tua kepada anak, khususnya di daerah sunda dan sekitarnya. Larangan ataupun pantangan itu biasa mereka sebut dengan istilah ‘pamali’.

“jangan membuka payung dalam ruangan.. pamali”, “jangan menyapu di malam hari.. pamali”, “jangan duduk di antara pintu.. pamali”. Banyak sekali contoh yang lainya.. Namun sekarang ini istilah pamali ini sudah jarang di gunakan kembali.

Anak bangsa pun memiliki terobosan unik untuk mengingatkan kembali istilah pamali dengan cara mengeluarkan sebuah game horror.

sebuah studio game asal Bandung dengan nama StoryTale Studios kini tengah mengembangkan sebuah game berjudul Pamali: Indonesian Folklore Horror. Game bergenre horor ini dikerjakan untuk kembali mengangkat tradisi pamali, mengingatkan kita akan budaya untuk jangan terlalu seenaknya untuk melakukan segala hal tanpa mengindahkan norma-norma tata krama dan kesopanan. Game ini juga dibuat untuk mengedukasi dan mengingatkan masyarakat Indonesia zaman sekarang yang mungkin tidak mengetahui apa itu pamali dan tradisi seperti apa tradisi pamali itu.

Dalam game Pamali ini, kita akan merasakan bagaimana budaya tabu dapat juga dikemas secara menakutkan, yang tentunya berhubungan dengan dunia supranatural khas Indonesia lengkap dengan makhluk-makhluk halus asli Indonesia seperti Kuntilanak, Pocong, Tuyul dan Leak.

Tidak seperti game Dreadout yang sangat mengedepankan aspek eksplorasi dan petualangan yang bersifat naratif, dalam Pamali kita akan dibawa ke sebuah aspek simulasi yang dikemas ke daam beberapa skenario pamali yang berbeda. Contohnya, kita akan diminta untuk membersihkan sebuah rumah kosong tanpa harus mengganggu ketenangan para makhluk astral yang mendiami rumah tersebut.

Game pamali ini akan di rilis untuk platform PC di Steam. untuk sekarang jika kalian sudah ingin mencoba akan game yang satu ini kalian bisa memainkan versi demo nya dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *