Artisan

Web artisan Laravel.

Yo sup !

Setelah kmarin bikin vidio tentang laravel dan bikin di di youtube yang agan bisa di lihat di sini

Hari ini kita balakan ngobrolin tentang artisan command .  Dalam artisan ini memiliki beberapa tools yang berguna dalam belajar atau pun mempercepat proses developing aplikasi ber framework laravel ini . Command pada artisn memiliki beberapa bagian atu jenis yang bakalan sering kita gunakan.

  1. Make : command yang paling sering kita gunakan ? Benar tidak ? Hehhe . Karena dalam command ini artisan akan membuatkan kita beberapa atau bisa di bilang sih semua component pada laravel seperti : Controller , Model , Migrations bahkan view meskipun hanya sebagai tempalate tapi sangat membantu tentunya . Selain itu artisan juga bisa melihat simple authentication loh yang simplenya itu bukan asal asalan namun standar laravel jadi bagaimana cara pakainya . ?List Command Untuk Make :make:auth Scaffold basic login and registration views and routes
    make:controller Create a new controller class
    make:middleware Create a new middleware class
    make:migration Create a new migration file
    make:model Create a new Eloquent model class
    make:validator Create a new validator.Untuk mengeksekusinya cukup dengan php artisan make:nama_component [nama]Di atas beberapa command yang paling sering di gunakan karena di atas memang command yang paling esensial. keuntungan mengngunakan make daridapada membuat file manual adalah hasil codingan nya yang rapih dan tidak sudah setandar , maka bukan males ketika banyak orang yang memilih menggunakan command dari pada membuat sendiri , #eh
  2. Key : sebagai langkah pertama ketika kita ingin memulai menjalankan aplikasi kita php artisan key:generate adalah command yang paling esensial kenapa ? karena jika kita tidak mengeksekusinya aplikasi kita tidak bisa di run sama sekali .
    Key Generate ini gigunakan untuk memberikan id khusus untuk aplikasi kita ,  yang berbentuk base64 , id ini digunakan untuk pengamanan extra agar tidak ada pencurian cookies ataupun session.
  3. Serve : setelah membuat key langkah selanjutnya adalah menjalan kan aplikasi kita di localhost , jika biasanya kita membutuhkan webserver seperti XAMPP yang membuat kita harus meyimpan aplikasi kita di htdocs, pada laravel kita bisa menggunakan command php artisan serve utnuk menjalankan aplikasi kita , nah dengan ini kita tidak usah repot report menyimpan di htdocs dan mempermudah idexing pada folder kita . setelah kita menggeksekusi command serve ini ,  artisan akan membuatkan satu webserver dengan port 8080 karena  itu kita hanya butuh membuka localhost:8000 pada browser kita .
  4. Migration : pada awal membuat aplikasi lravel apalagi untuk yang akan mngukaan command php artisan make:auth sebelum itu kita harus membuat database pada laravel kita sudah menggunakan migrations , apa itu migration ? migration adalah class yang di buat untuk mengenerate struktur database pada awal pembuatan aplikasi laravel kita sudah di beri 2 migrasi yang bisa di temukan di folder /database/migrations dimana kita gunakan untuk membuat table users dan password_resets

Di atas memang hanya sedikit command laravel yang ada , namun yang paling sering di gunakan so memo pertama kali belajar laravel ini dulunya memang binggung ngapain sih pake cmd cmd an , tapi kesini kesini baru kerasa , untuk full Cheat Sheetnya bisa di liahat di http://cheats.jesse-obrien.ca/ ya .

Sekian , Cheers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *