Programming

Composer.

Yo Sup!

Nerusin artikel Setting PHP Agar Terbaca Di CMD Windows 10 dimana kita belajar untuk menyeting php yang akan kita gunakan . kita lanjut lagi nih gan , Nginstal Composer , Nginstall Composer memang bukan step yang tidak terlalu susah karena pada websitenyapun sudah cukup jelas tentang bahasan komposer tersebut .  Apalagi dengan bantuan temen temen dari group Laravel Indonesia.

Kita intermizo aja composernya , Composer sperti yang di lansir pada pagenya composer.org :

Introduction

Composer is a tool for dependency management in PHP. It allows you to declare the libraries your project depends on and it will manage (install/update) them for you.

Disana di jelaskan bahwa composer adalah tools untuk memage dependency di php . sperti MAVEN untuk JAVA. karena itu  ketika kita berkolaborasi kita tidak perlu mengirimkan dependensi aplikasi kita ke komputer teman kita ataupun mengcommit data dependensi aplikasi ke github yang bisa membuat server git kalian gak terbebani dengan file yang besar .

Penginstalan composer ini bisa agan ikuti di sini. bisa di bilang proses penginstalan nya tinggal next next next finish apalagi jika agan sudah melakukan step step di artikel sebelumnya .

Ke penggunaannya gan .

Beberapa Command yang mungkin agan bakalan sering pakai untuk di composer ini .

  1. composer init
    Composer Init berguna untuk membuat file composer .json yang di gunakan untuk mendefinisikan package apa yang akan di installkan pada aplikasi tersebut ,

    Composer Init adalah command yang sering dan jarang di gunakan , knapa ?

    Sering karena composer init ini lebih banyak di gunakan oleh package creator ataupun yang membuat project tanpa framework
    Jarang karena banyak developer yang menggunakan framework jarang sekali mengeksekusi command ini . karena composer.json emang sudah termasuk dalam framework tersebut

    Beberapa Framework yang  saya tau menggunakan framework ini secara built in adalah Laravel Dan Yii sementara untuk framework lain sperti CI dan Slim tidak built in tapi dimungkinkan untuk menggunakan Composer.

  2. composer require
    Composer require digunakan untuk memasukan dependency baru yang akan di gunakan jadi simple kan untuk menambahkannya .  untuk package yang bisa di gunakan bisa di cari di packagist.org  disana kalian bisa mencari package composer yang di butuhkan.

    Bentuk Commandnya sperti composer require [nama_package]

  3. composer update
    Composer Update digunakan untuk mengupdate dependecy composer yang ada di composer.json. casenya ketika ada dependency yang di update oleh ownernya , atau ada package baru yang di tabahkan oleh team kita karena itu composer update ini adalah command wajib di eksekusi setelah pull dari git .

    Composer Update ini juga digunakan ketika kita baru mengclone pekerjaan atau step stelah composer require.

  4. composer remove
    Composer remove digunakan untuk menghapus dependecy dari composer.json dan menghapusnya dari folder vendor.

    Bentu Commandnya seperti composer remove [nama_packge]

  5. composer self-update
    Composer Self-update berbeda dengan composer update  , karena composer Self-update digunakan untuk mengupdate composer itu sendiri.
  6. composer -v
    Composer -v sering digunakan ketika kita mendapatkan error pada composer , karena salahsatu error composer adalah versi yang kita gunakan . untuk itu kita di anjurkan menggunakan composer self-update secara berkala . karena tidak ada pemberitahuan kepada kita ketika team composer melakukan update

Gmana ? Menambah  ilmu ? hehe mungkin ada penggunaan lain yang sering digunakan untuk composer ini ? Tulis di comment yak ?

Cheers

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *